Herbal untuk Korona | Majalah Pertanian

[ad_1]

Majalah Trubus Edisi Maret 2021

Virus korona yang amat kecil, berdampak amat besar di berbagai sektor kehidupan. Hingga pertengahan Februari 2021, jumlah penderita akibat korona di Indonesia mencapai 1,19 juta. Setelah setahun pandemi virus korona, belum juga ada tanda-tanda melandai. Kasus harian melonjak hingga 300-an orang. Latar belakang itulah yang mendorong redaksi mengulas pemanfaatan beragam herbal seperti rimpang jahe, daun kayuputih, dan daun sambilata untuk mengatasi virus korona.

Pemilihan herbal itu berdasarkan hasil riset ilmiah berbagai lembaga. Jadi, bukan sekadar fakta empiris berdasarkan pengalaman seseorang yang kondisinya terus membaik setelah mengonsumsi herbal tertentu. Keberadaan riset sebuah keharusan untuk membuktikan khasiat tanaman obat. Selain itu, dosis dan frekuensi konsumsi, bahkan efek samping pun lebih terukur. Masyarakat relatif mudah memperoleh tanaman obat dan mengolahnya.

Seperti perbahasa Latin, medicus curat, natura sanat. Dokter mengobati, biarkan alam menyembuhkan. Aneka tanaman obat itu secara sahih membantu mengatasi virus korona. Bicara herbal Majalah Trubus juga menyelenggarakan pameran bertema gaya hidup sehat Healthy Living Expo di Cibubur pada 26 Februari—7 Maret 2021. Beragam kegiatan menarik dapat diikuti secara langsung (dengan kriteria tertentu seperti menjaga protokol kesehatan) maupun daring.

Sekadar menyebut beberapa contoh kegiatan ada webinar internasional yang membahas organik dan demo membuat jamu oleh para acaraki. Sebutan acaraki memang relatif baru. Jika kopi punya barista, jamu memiliki acaraki sebutan untuk peracik jamu. Selain itu ada gelar wicara atau talk show mengenai tanaman dalam ruangan untuk kesehatan, peluang bisnis olahan jamu, dan gaya hidup sehat pascapandemi. Ekshibisi itu kerja sama Majalah Trubus dan Trans Corp.

Ingin mendalami jamu? Kelas Trubus mengundang semua pembaca untuk mengikuti pelatihan daring meracik jamu modern. Bahkan, setelah pelatihan peserta memperoleh kesempatan konsultasi gratis. Pelatihan lkiat hidroponik pada musim hujan, budidaya anggur, serta mengolah stevia—sumber pemanis. Para pehobi tanaman hias dapat mengikuti kelas merawat anthurium dan aglaonema. Faizal dan Rizki di Kelas Trubus siap membantu Anda.***

Salam

Ardiq Jabrik Duryatmo

Tags: , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *